Langsung ke konten utama

Contoh Soal dan Jawaban Pengantar Akuntansi

PENGANTAR AKUNTANSI II

1.      Sebutkan 7 prinsip pada pengendalian intern !
2.      Mengapa diperlukan pengawasan/pengendalian intern terhadap kas ?
3.      Jelaskan pengertian :
a.       Rekonsiliasi Bank
b.      Dana Kas Kecil
4.      Sebutkan tahap-tahap penyusunan rekonsiliasi Bank !

Jawab :
1.      7 Prinsip pada Pengendalian Intern
a.       Penetapan Tanggung Jawab Secara Jelas. Artinya, manajemen harus menetapkan tanggung jawab secara jelas dan tiap orang memiliki tanggung jawab secara jelas dan tiap orang memiliki tanggung jawab untuk tugas yang diberikan padanya. Misalnya, ada seseorang dari bagian penjualan/sales menggunakan uang perusahaan untuk kepentingan pribadinya. Setelah diteliti, perusahaan menemukan ada kekurangan kas. Perusahaan itu mengalami kesulitan untuk melacak siapa yang menggunakan uang itu karena perusahaan hanya menggunakan sebuah penyimpanan/rekening saja. Oleh karena itu, perusahaan perlu menetapkan tanggung jawab yang jelas kepada setiap karyawannya.
b.      Penyelenggaraan Pencatatan yang Memadai. Hal ini dikarenakan catatan dapat digunakan manajemen untuk mengontrol operasi perusahaan. Misalnya, jika perusahaan tidak memiliki catatan terperinci mengenai peralatan pabrik dan alat alat lainnya, maka jika terjadi kehilangan pada aset perusahaan, perusahaan itu akan sulit melacak terjadinya kehilangan aset tersebut.
c.       Pengasuransian Kekayaan dan Karyawan Perusahaan. Kekayaan perusahaan harus diasuransikan dengan jumlah pertanggungan yang memadai. Salah satu cara mempertanggungkan karyawan ialah dengan membeli polis asuransi. Hal ini dapat mengurangi resiko akibat pencurian aset oleh karyawan karena perusahaan asuransi akan mengusut dan menanggung seandainya terjadi kekurangan kas.
d.      Pemisahan Pencatatan dan Penyimpanan Aktiva. Prinsip pokok pengendalian intern mensyaratkan bahwa pegawai yang menyimpan atau bertanggung jawab aktiva tertentu, tidak diperkenankan mengurusi catatan akuntansi atas aktiva yang bersangkutan. Artinya pegawai yang bertanggung jawab atas suatu aktiva cenderung untuk tidak memanipulasi atau mencuri aktiva yang menjadi tanggung jawabnya, karena ia tahu ada orang lain yang menyelenggarakan pencatatan atas aktiva tersebut.
e.       Pemisahan Tanggung Jawab atas Transaksi yang Berkaitan. Pertanggungjawaban atas transaksi yang berkaitan atau bagian bagian dari transaksi yang berkaitan harus ditetapkan pada orang orang atau bagian bagian dalam perusahaan, sehingga pekerjaan yang dilakukan oleh sesorang akan diperiksa (di check) oleh orang lain.
f.       Penggunaan Alat Mekanis. Apabila keadaan memungkinkan, sebaiknya perusahaan menggunakan peralatan-peralatan mekanis, seperti kas register,check protector,mesin pencatat waktu, dan peralatan mekanis lain untuk mempermudah pengontrolan.
g.      Pelaksanaan Pemeriksaan secara Independen. Apabila suatu sistem pengendalian intern telah dirancang dengan baik, penyimpangan tetap mungkin terjadi sepanjang waktu. Oleh karena itu perlu dilakukan pengkajian ulang secara teratur. Apabila pemeriksa intern berkedudukan independen, maka ia dapat melakukan evaluasi mengenai efisiensi operasi secara menyeluruh dan efektif tidaknya sistem pengendalian intern.

2.      Pengendalian intern terhadap kas diperlukan agar perusahaan dapat mengontrol kas dari perusahaan sehingga tidak ada yang akan menyalahgunakan aset perusahaan.

3.      Pengertian
a.       Rekonsiliasi Bank adalah proses pengendalian intern kas untuk mengetahui sebab sebab terjadinya perbedaan antara catatan perusahaan dengan laporan bank, dan menentukan jumlah saldo rekening giro yang sesungguhnya pada suatu saat tertentu. Hali ini dilakukan karena pertama Bank blm mencatat transaksi tertentu (misal : setoran/cek dalam perjalanan). Kedua Perusahaan belum mencatat transaksi tertentu (misal : penerimaan kas melalui Bank,biaya administrasi Bank,dll). Ketiga Bank/perusahaan melakukan kesalahan pencatatan.
b.      Dana Kas Kecil/Petty Cash Fund adalah Pengoperasian kas kecil/imprest system yang meliputi pembentukan kas kecil, melakukan pembayaran melalui kas kecil dan pengisian kembali kas kecil.
4.  Tahap Penyusunan Rekonsiliasi Bank
1.      Dimulai dengan saldo yang tercantum dalam laporan bank dan saldo yang tercantum dalam rekening Kas perusahaan (disebut dengan “saldo per buku”).
2.      Tambahkan atau Kurangkan pada saldo per bank, hal hal yang tercantum dalam pembukuan perusahaan tetapi tidak tercantum dalam laporan bank.
3.      Tambahkan atau Kurangkan pada saldo per buku, hal hal yang tercantum dalam laporan bank tetapi tidak tercatat dalam pembukuan perusahaan.
4.      Hitunglah saldo per bank yang telah disesuaikan dan saldo per buku yang telah disesuaikan.
5.      Buatlah jurnal untuk setiap hal yang terdapat pada butir 3 di atas yaitu hal hal yang tercantum pada sisi per buku (perusahaan) dalam rekonsiliasi bank.
6.      Perbaiki semua kesalahan yang terdapat dalam pembukuan perusahaan, dan sampaikan pemberitahuan ke bank jika bank telah melakukan kesalahan.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makalah Anggaran Biaya Overhead

Bab 1 PENDAHULUAN a. Latar Belakang Perusahaan merupakan suatu organisasi yang mempunyai kegiatan tertentu yang sangat kompleks. Pertumbuhan suatu badan usaha biasanya tidak lepas dari berbagai permasalahan yang dihadapi perusahaan. Hal ini dapat terlihat dari semakin banyaknya transaksi yang terjadi, perubahan dan permintaan konsumen dan target laba yang diinginkan pemilik modal. Permasalahan konsumen tersebut diiringi dengan adanya situasi dan kondisi yang semakin kompetitif. Maka para pengusaha dan manajer memperoleh tantangan yang lebih berat, yaitu meningkatkan efektifitas serta efisiensi operasi perusahaan yang dikelola. Peningkatan efektifitas dari efisiensi tersebut, tidak lepas dari bagaimana manajemen perusahaan dapat merencanakan, mengorganisasi dan mengawasi jalannya perusahaan. Seperti yang telah diketahui bahwa biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan baku menjadi produk jad...

Contoh Soal Metode FIFO dan LIFO Pengantar Akuntansi

CONTOH SOAL PERSEDIAAN Soal 1 : Berikut transaksi yang terjadi pada PT. Abadi selama bulan Juni 2010 : a.Dibeli barang dagangan Rp 3.000.000,- secara kredit dengan termin 2/10, n/30. b.Dibeli barang dagangan secara tunai Rp 1.200.000,- c.Dikembalikan sebagian barang dagangan yang dibeli (point a) senilai Rp 500.000,- d.Dijual barang dagangan yang dibeli dengan harga Rp 1.200.000,- (point b) seharga    Rp 2.000.000,- dengan syarat n/30. e.Dibayar utang dagang untuk pembelian barang dagangan (point a) & masih periode potongan. Diminta : Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi di atas dengan menggunakan metode fisik/periodik & metode perpetual !     Soal 2 : Berikut data dari catatan Akuntansi tanggal 31 Desember 2010 : Pembelian                               Rp 405.00...

Contoh Soal Penghentian Aktiva Tetap, Sumber Alam dan Aktiva Tak Berwujud

SOAL LATIHAN PENGHENTIAN AKTIVA TETAP, SUMBER ALAM & AKTIVA TAK BERUJUD Soal 1 : Tanggal 20 Juli 2010, PT. Mutiara menukarkan mesin lama yang mempunyai harga perolehan Rp 50.000.000,- & sudah didepresiasi Rp 40.000.000,- dengan mesin baru yang mempunyai harga tunai Rp 70.000.000,-. Diminta : Buatlah jurnal untuk mencatat transaksi tersebut apabila pertukaran mesin lama dihargai Rp 8.000.000,- & sisanya dibayar kas ! Soal 2 : Pada tanggal 16 Oktober 2009, perusahaan Tambang membeli sebuah ladang minyak seharga Rp 22.000.000.000,-. Ladang minyak ditaksir mempunyai kandungan minyak 5.000.000 barel & nilai residunya Rp 2.000.000.000,-. Pada tanggal 1 Desember dipasang instalasi pengeboran minyak dengan harga perolehan Rp 800.000.000,-. Peralatan ini diperkirakan tidak memiliki nilai lagi saat penambangan minyak selesai. Selama tahun 2009, telah dilakukan penambangan minyak sebanyak 500.000 barel & tahun 2010 sebanyak 770.000 barel. Dari jumlah terse...